Kenapa Harus S3?
November 4, 2018Kenapa Harus S3? – Ada sebuah pertanyaan sekaligus menganjurkan para Generasi Muda Indonesia kalau bisa mengambil kuliah sampai S3? level pendidikan yang paling tinggi dan paling akhir sesuai dengan jurusan dan peminatan masing – masing.
Wake Up Mas Bro….dulu jamannya beda dengan jaman sekarang, dulu dengan S1 sangatlah mudah mendapatkan pekerjaan dan bahkan setiap bulan pindah – pindah pekerjaan sangatlah mudah dan ada tempat yang menampung. Tapi lihat kondisi sekarang, betapa susahnya mencari pekerjaan, kenapa ya bisa begitu??? pertanyaan yang susah di jawab hanya situasi dan keadaan yang bisa menjawabnya langsung. Banyak di lihat di sekeliling kita, dari mulai saudara dekat kita, tetangga bahkan dari networking kita, terdengar anaknya susah mencari kerja setelah lulus S1, dan terlihat banyak lulusan S1 bekerja tidak sesuai dengan bidangnya masing – masing karena terpaksa dari pada menganggur. Nah fenomena ini membuktikan kondisi yang ada.
Banyak bekal yang harus di persiapkan oleh seorang pemuda pemudi sebagai generasi muda penerus pembangunan negeri ini, perlu di persiapkan agar bisa bersaing dengan MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean ), dengan globalisasi perdagangan bebas segala bidang, perlu di siapkan para tenaga produktif untuk siap bersaing dengan negara – negara lain, dan mereka bebas keluar masuk untuk mendapatkan pekerjaan di segala bidang, sehingga jatah lowongan pekerjaan sekarang tidak hanya di isi oleh penduduk pribumi tetapi bisa di isi oleh orang asing, oleh karena itu timbullah pertanyaan kembali, apakah kualitas tenaga kerja kita siap???
Wake up Mas Bro…..sudah saatnya kita tidak santai – santai, atau leha – leha, inilah waktunya untuk berkompetisi, pintar dan berprestasi membangun sebuah CV Anda yang berkualitas dengan segudang prestasi, sehingga untuk meraih masa depan dan menggenggam sebuah kesejahteraan sudah Anda pegang.
Kembali mengingatkan kepada para Generasi Muda, kondisi situasi Ekonomi saat sekarang dengan nilai tukar Dollar tergantung oleh faktor Eksternal dan tidak terlepas dari kekuatan Ekonomi Internal, perlu kita siap untuk fighting dengan kondisi ini, yang secara tidak langsung mempengaruhi project project yang ada, banyak sekali dengan adanya project baru jumlah kebutuhan tenaga kerja tidak seimbang dengan para tenaga kerja yang akan melamar pekerjaan, unbalanced sehingga masih banyak terjadi pengangguran bahkan pengurangan jumlah tenaga kerja, begitu pula dengan perkembangan IPTEK ada hal yang harus kita waspadai adalah banyak pekerjaan – pekerjaan yang sudah tergantikan oleh mesin yang sebelumnya di kerjakan oleh manusia, oleh karena itu semakin sempitlah jumlah lowongan serta tuntutan tenaga kerja profesionalisme yang masih belum memenuhi syarat. Inilah yang namanya Distrubtion, di dunia Digitalisasi sudah saatnya kita terjun bukan menjadi penonton…so….wake up mas bro mulai sekarang belajarlah TIK (Teknologi Informasi dan Komputer) kita harus menguasainya.
Kondisi yang aman adalah usahakan anak- anak kita sekolah sampai setinggi – tingginya, karena apa ? di saat kondisi Ekonomi tidak menentu dan persaingan Global yang sangat keras berkompetisi, kita harus siap dengan ijazah yang kita peroleh, minimal kalau kita misalnya kena PHK, sudah siap dengan memegang sertifikasi ijazah yang paling tinggi, sehingga terhindar dari namanya pengangguran dan minimal kita bisa mengajar sebagai bentuk pengabdian dan membagi ilmu dan bermanfaat bagi masyarakat banyak. Amin…YRA.
Tetap Semangat !!!


